banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Hanura Belum Diajak Bicara oleh PDIP soal Pilpres 2019

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menkopolhukam Wiranto (kiri) dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir (kanan) menyampaikan pernyataan sikap terkait pernyataan sepihak Amerika Serikat atas diakuinya Yerusalem sebagai ibu kota Israel di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 7 Desember 2017. ( Foto: Antara / Puspa Perwitasari )

Jakarta – Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku belum diajak bicara oleh PDIP terkait dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Padahal Hanura sendiri sudah mendeklarasikan Wiranto sebagai calon pendamping Joko Widodo (Jokowi).

“Belum (diajak komunikasi oleh PDIP),” ujar OSO di gedung DPR, Senin (26/2).

Namun para partai politik pendukung Jokowi yang mengajukan calon pendamping Jokowi-nya merupakan hal yang sah-sah saja. Oleh karena itu, hal tersebut nantinya akan dibicarakan lebih mendalam saat koalisi.

Adapun kriteria dari calon wakil presiden (cawapres) untuk Jokowi nantinya pun bermacam-macam. Ia mengatakan, kriteria yang utama adalah dari seluruh komponen yang mewakili dalam kepentingan sosial, budaya, ekonomi dan kemasyarakatan.

“Nanti hukum dan politik juga, tapi kan Jokowi aksesnya lebih ke political will ya dia sangat menarik sekali dan political will-nya jadi ya sabar lah,” pungkasnya.

Deti Mega Purnamasari / FMB
Sumber: Suara Pembaruan

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code