banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Fadli Zon Sebut Jokowi Tidak Menjawab Persoalan Rakyat

Presiden Joko Widodo. ( Foto: Antara / Wahyu Putro A )

Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyebut kesempatan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Indonesia pada periode berikutnya sudah sampai di tahap lampu kuning menuju ke lampu merah.

Hal tersebut karena berdasarkan hasil survei terbaru, elektabilitas Jokowi tidak sampai di angka 60 persen sebagai petahana. Oleh karena itu hasil itu dinilainya sudah menjadi pertanda bagi Jokowi untuk mengakhiri masa jabatannya.

“Kalau menurut saya, itu sudah lampu kuning mau ke lampu merah. Itu sudah alarm dan berat untuk naik,” ujar Fadli, Senin (19/2).

Ia mengatakan, Jokowi sebagai petahana yang mempunyai kesempatan untuk melakukan “kampanye politik terstruktur” secara sistematis dan masif hanya mendapatkan hasil survei yang kurang memuaskan.

“Menurut saya, itu karena dia tak bisa menjawab persoalan rakyat. Kebutuhan rakyat itu ekonomi,” katanya.

Sementara saat ini, ia menilai Jokowi hanya sibuk melakukan pencitraan saja dan tidak menyelesaikan persoalan bangsa. Oleh karena itu, pihaknya memiliki strategi di pemilu mendatang adalah mencari cara bagaimana calon presiden dan calon legislatif berkampanye bersama.

Pihaknya memastikan akan tetap mengusung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan mengkampanyekan Gerindra sebagai partai serta para calon legislatif di di tingkat pusat, DPRD baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Artinya kekuatan ini saling memperkuat. Asosiasi ini dari figur capres sangat penting dan hampir dari semua survei menunjukkan hanya dua capres, Pak Jokowi dan Pak Prabowo (yang berpeluang maju),” katanya.

Ia juga meyakini Prabowo sangat bisa mendongkrak suara partai sehingga ia menargetkan partai berlambang kepala burung garuda bisa menjadi nomor satu di pemilu mendatang.

Deti Mega Purnamasari / YUD

Sumber: Suara Pembaruan

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code