banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

“BEA dan CUKAI”Kapal Hasbi 06″SAYA TIDAK TAHU PEMILIKNYA “

Kepala seksi Humas Bea Cukai Tanjungpinang Oka Ahmat

TANJUNGPINANG-Wilayah perairan Indonesia yang sangat luas menjadi tantangan tersendiri bagi para aparat penegak hukum dalam mengawasi dan memberantas upaya penyelundupan barang larangan dan dibatasi. Tidak hanya dituntut untuk selalu sigap dan waspada, para aparat penegak hukum juga harus mengedepankan upaya sinergi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Salah satunya Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tanjungpinang, yang telah menangkap kapal diperairan Kota Tanjungpinang ,Provinsi Kepri ,yang melanggar kepabenaan

Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tanjungpinang membongkar hasil tangkapan  yang diduga melanggar kepabenan  lalu,Rabu (31/1/2018) ,pukul  23.30 WIB  di pelabuhan bongkar muat Sri Payung,jalan Kijang Lama ,kilometer 6 dengan kapal bernama  KLM  Hasbi 06.

“Lalu barang yang melanggar kepabenan diangkut truk ke salah satu gudang bernama  Metro industrial Park  yang berada di jalan Kijang lama untuk diselidiki dan di proses.

 

Untuk memastikan ,beritatanjungpinang.com mendatangi  Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tanjungpinang untuk mengkorfirmasi  siapa pemilik kapal tersebut dan gimana proses hukumnya,Rabu (7/2/2018).

 

Kepala seksi Humas  Bea Cukai Tanjungpinang Oka  Ahmat  saat ditemui media ini mengatakan,”Kami  masih dalam penilitian .Kami harus memamanggil satu persatu di minta keterangan karena barangnya banyak ,dan belum tahu siapa pemilik kapal KLM  Hasbi 06 tersebut,”papar Oka

 

Ia menambahkan, kapal tersebut melanggar kepabeanan .Kita teliti dulu,apakah melanggar administrasi apakah pidana .

 

‘Kalau melanggar  administrasi proses  secara admisnistrasi,kalau pidana kita proses pidana,”tegasnya.

 

Namun,  ada keanehan jawaban dari Kepala seksi Humas  Bea Cukai Tanjungpinang Oka  Ahmat.Pasalnya  yang memiliki kapal KLM  Hasbi 06  tidak tahu namanya.Padahal penangkapan tersebut sudah satu minggu di proses.

 

CAKMAT

 

 

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code