banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Pj. Wali Kota Serahkan DPA-OPD Tahun Anggaran 2018

Tanjungpinang- Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM, menyerahkan Dokumen Pelaksanaan (DPA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun Anggaran 2018, di Aula Sultan Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Senin (22/1).
Pj. Wali Kota, Drs. Raja Ariza, MM, mengatakan tahun 2018 ini, pemerintah menganjurkan pembayaran melalui transaksi non tunai, untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh OPD untuk mensinergikan program-program yang berkaitan hal tersebut, guna menunjang elektronik goverment, seperti yang sudah diterapkan oleh pemerintah Provinsi, ” ucapnya
Dikatakan, Pj. Wali Kota, saat ini pemerintah pusat tengah membahas terkait peraturan Daerah Kepulauan, sehingga kedepannya jika peraturan ini diberlakukan maka pemerintah kepulauan bisa mendapat dana alokasi sebesar 5% dari anggaran APBN untuk pembangunan di daerah Kepulauan.
Ia menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam pembangunan di daerah kepulaun, salah satunya adalah karena mahalnya infrastruktur dalam membangun pelabuhan-pelabuhan yang menghubungkan antar daerah, jika peraturan ini sudah jadi dan disetujuia, maka pembangunan di daerah kepulauan tidak akan tertinggal lagi dengan daerah-daerah lainnya yang bukan daerah kepulauan, ” ujarnya
Pj. Wali Kota juga mengingatkan kepada Kepala OPD, dengan diserahkan DPA ini, pengelolaan keuangan harus dijaga dengan baik, laksanakan setiap program kerja yang telah dirancang, laksanakan dengan teliti dan hati-hati sesuai peraturan yang berlaku,” ucapnya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tanjungpinang, Darmanto, Ak, menjelaskan bahwa penyerapan anggatan pemerintah Kota Tanjungpinang pada tahun 2017 sebesar 91 persen. Ia berharap, tahun 2018, penyerapan anggaran mampu melebiho dari tahun kemarin.
Meskipun di tahun 2017 lalu terjadi defisit anggaran, lanjut Darmanto, namun pemko Tanjungpinang bisa menyelesaikan akhir anggaran tanpa ada tunda bayar. Anggaran daerah pada 2018 ini masih rendah, namun pemko Tanjungpinang menyusun tingkat prioritas dan penganggaran agar menghasilkan program kegiatan yang meliputi urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib bukan pelayanan dasar dan urusan pemerintah fungsi penunjang, ” ucapnya
Ia mengatakan, untuk pendapatan daerah Kota Tanjungpinang yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi sebesar Rp. 817.222.787.940 dan penerimaaan pembiayaan daerah yang bersumber dari estimasi silpa tahun 2017 sebesar Rp. 16.050.000.000. Sedangkan Belanja daerah ditetapkan sebesar Rp. 833.272.787.940, yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp. 382.303.384.754 dan belanja tidak langsung sebesar Rp. 450.969.393.186,” ucapnya.
Acara ini, turut dihadiri jajaran Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Sekolah, Kepala Rumah Sakit di lingkup Pemerintah Kota Tanjungpinang.**(HMS/MAT)

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code