banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Segera Dibentuk Tim Penindakan Tambang Timah

BINTAN (HK) – Dalam waktu dekat  DPRD Bintan segera menggelar rapat lintas komisi guna pembentukan tim investigasi dalam menindak aktifitas penambangan pasir timah di Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong. Selain dari unsur pemerintahan terkait, DPRD juga berencana akan mengajak pihak kepolisian dalam menindak aktifitas yang diduga menyalahi aturan.
Demikian dikatakan Ketua DPRD Bintan Nesar Ahmad di ruang kerjanya, Senin (30/10).  “Setelah rapat lintas komisi nanti, kita akan konsultasikan dengan pihak eksekutif (Pemda-red) untuk menentukan langkah yang akan kita ambil nantinya. Ya kita libatkan juga kepolisian,” ujar Nesar.

Sepengetahuan dirinya, lokasi yang dijadikan objek tambang berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masuk dalam kawasan pertanian dan pemukiman. “Kalau belum berubah, daerah sana (Sri Bintan) masuk kawasan pertanian. Perubahan RTRW baru akan kita laksanakan akhir tahun ini,” sambungnya.

Bila aktifitas tersebut dibekingi oleh oknum, Nesar mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinannya. Hal ini dilakukan, karena kawasan yang ditambang berada dalam pengawasan pihak legislatif Bintan. “Yang jelas, semua akan lihat dulu. Dari perizinannya serta dokumen lainnya, kalau sah dan tidak menyalahi aturan. Silahkan saja, selagi bisa bermanfaat untuk masyarakat. Tapi kalau tidak, ya kita lihat nanti,” ujarnya.

Berkaitan dengan perizinan yang diduga dimiliki PT Adi Karya selaku pihak yang menambang dilokasi itu, masih sebatas perizinan eksplorasi yang saat ini kewenangannya berada dipihak provinsi. Menurut Nesar, harus tetap melaporkan kepada Pemda selaku pihak yang berwenanhmg diwilayah. “Sampai sekarang, saya belum ada tembusan surat apapun termasuk soal aktifitas pertambangan itu,” tukasnya.(oxy)

 

 

sumber:haluankepri.com

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code