banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Dinkes Bintan Antisipasi Kanker Serang Wanita

BINTAN (HK) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan gencar melakukan pemeriksaan rutin kepada setiap wanita di Kabupaten Bintan. Hal ini dalam upaya mengantisipasi terjadinya penderita kanker yang dinilai angkanya cukup tinggi bagi penderita kanker serviks dan kanker payudara pada wanita di Indonesia.
Untuk mewaspadai ancaman tersebut, Dinkes membuka layanan pemeriksaan setiap hari Kamis dimasing-masing puskesmas di Bintan. Menurut Kepala Dinkes Bintan dr Gama Isnaini, berdasarkan data pemerintah, mereka mengklaim penderita kanker serviks setiap tahun tidak kurang dari 15.000 kasus terjadi di Indonesia. Sedangkan kanker payudara merujuk pada data yang dirilis Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI diprediksikan hampir 9 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat kanker dan akan terus meningkat hingga 13 juta orang per tahun hingga tahun 2030.

Sementara di Indonesia sendiri, prevalensi penyakit kanker juga cukup tinggi. Menurut data Riskesdas Tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia adalah 1,4 per 100 penduduk atau sekitar 347.000 orang. Sedangkan jika melihat data BPJS Kesehatan Nasional, terdapat peningkatan jumlah kasus kanker yang ditangani dan pembiayaannya pada kurun periode 2014-2015.

Kedua gangguan kesehatan pada wanita inilah yang membuat Dinkes Bintan mulai melakukan pendeteksian dini dengan cara pemeriksaan terhadap penduduk wanita di Kabupaten Bintan. Upaya yang dilakukan dengan membuka pelayanan kesehatan gratis untuk mendeteksi penyakit kanker serviks dan kanker payudara guna bisa diantisipasi sejak dini.

Pelayanan cuma-cuma akan dibuka setiap hari Kamis di seluruh puskesmas yang ada diwilayah Bintan.”Setiap hari Kamis di seluruh puskesmas Kabupaten Bintan kita adakan pelayanan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara secara gratis bagi masyarakat Kabupaten Bintan,” tutur dr Gama Isnaini, Selasa (14/11).

Sementara itu, Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi menambahkan, gerakan pemeriksaan dini kanker serviks dan kanker payudara setiap hari Kamis ini, merupakan suatu semangat dan perhatian bagi masyarakat Bintan. Melalui upaya pendeteksian dini kanker serviks (Leher Rahim) dengan inspeksi visual dengan Asam Asetat (IVA) dan deteksi kanker payudara dengan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) maka hal ini langkah maju dalam upaya proteksi dini dan perlindungan masyarakat Bintan khususnya kaum ibu-ibu terhadap bahaya penyakit tersebut. (oxy)

 

 

SUMBER.HALUANKEPRI.COM

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code