banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Dampingi Panglima TNI, Gubernur Saksikan Latihan Perang

 

TANJUNGPINANG-Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan kedaulatan Indonesia harus terus dijaga. Sebagai daerah perbatasan, peran masyarakat sangat penting untuk menjaga kedaulatan negara.

“TNI sudah pasti dengan peran besarnya menjaga kedaulatan negeri ini. Masyarakat Kepri yang memang berbatasan dengan negara asing harus solid dan berperan ikut menjaga kedaulatan NKRI,” kata Nurdin menjelang keberangkatan ke Anambas mendampingi Panglima TNI Jendral Gatot Numantyo, di VIP Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (9/10).

Nurdin dengan menggunakan seragam militer tampak menyambut Jendral Gatot di Bandara Hang Nadim yang bertolak dari Jakarta. Setelah Jendral Gatot melaksanakan Sholat Dhuha di VIP Hang Nadim, rombongan bertolak ke Bandara Palmatak, Anambas.

Selain Gubernur,  tampak KSAD Jendral TNI Mulyono, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang ikut mendampingi Panglima TNI. Ada juga Pangkostran Letjen TNI Edy Ramayadi. Panglima dan rombongan meninggalkan Bandara Hang Nadim dengan pesawat CNA 2908.

Gubernur, yang pada Mei lalu ikut menyaksikan latihan PPRC di Natuna, juga menegaskan pentingnya menjaga dari ancaman-ancaman lain yang juga mengamcam generasi Kepri. Yang paling berbahaya saat ini adalah masuknya narkoba ke Kepri yang diselundupkan dari luar negeri.

Nurdin mengutip suatu pertemuan antara Gubernur dan Panglima TNI beberapa waktu lalu di Jakarta. Jendral Gatot menyebutkan, narkoba menjadi salah satu proxy war yang paling membahayakan. Narkoba ini semakin membahayakan karena sudah kemana-mana dan masuk ke semua level masyarakat. Bahkan hingga ke anak-anak.

Karena itu, Nurdin dalam berbagai kesempatan selalu mengkampanyekan tentang bahaya narkoba, terutama kepada para pelajar. Sebagai daerah perbatasan, Nurdin mengajak masyarakat peduli dengan ancaman ini.(HMS)

Share

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code