banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Selama Lebaran Ribuan Manusia dan Kendaraan Datangi Bintan

BINTAN (HK) – Operasi Seligi Ramadhaniya 2017 yang resmi ditutup pada Selasa (4/7) kemarin secara serentak di seluruh Indonesia termasuk di Bintan. namun dari hasil operasi tersebut memberikan catatan tersendiri bagi Polres Bintan, selaku pihak yang bertanggung jawab penuh dalam operasi rutinitas jelang lebaran Idul Fitri tersebut.
Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto mengklaim ada ribuan warga dari luar Bintan serta ribuan kendaraan bermotor yang masuk ke Bintan. Arus kedatang memuncak sejak H-1 lebaran baik di pintu masuk pelabuhan penumpang Sri Bayintan Kijang maupun pelabuhan Roro di Tanjunguban. Guntur membeberkan, sejak H-1 lebaran terpantau 2.000 penumpang di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang yang masuk ke Bintan. Biasanya kata Guntur hanya sekitar 400 hingga 600 penumpang yang masuk.

“Jumlahnya semakin meningkat pada lebaran kedua yakni terpantau ada 4.000 orang masuk ke Bintan dan lebaran ketiga ada 3.000 yang masuk ke Bintan,” sebut Guntur di Mapolres Bintan, Rabu (5/7).

Sementara itu, untuk jumlah kendaraan yang masuk-keluar Bintan pada H-1 lebaran dari pelabuhan Roro Tanjunguban terpantau ada 600 sampai 700 kendaraan baik roda dua dan roda empat. Kemudian jumlahnya meningkat pada hari kedua lebaran yakni 800 kendaraan yang keluar-masuk Bintan.

Sangking padatnya aktifitas di pelabuhan penyebrangan Kapal Roro Tanjunguban, Guntur berterima kasih juga kepada pihak ASDP Tanjunguban yang memberikan pelayanan maksimal dalam melayani hingga pukul 10 malam pada hari kedua, ketiga dan keempat setelah lebaran.

“Jumlahnya terus meningkat pada hari ketiga dan keempat lebaran, karena Bintan memang destinasi wisata,” ucapnya.

Selama operasi Seligi Ramadhaniya kemarin, Guntur juga mengklaim kondisi Bintan masih dalam kategori kondusif. Hal ini terlihat dari minimnya kejadian kriniminalitas serta kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan raya diwilayah hukum Polres Bintan.

“Untuk kriminalitas sendiri ada dua kejahatan curanmor, satu kasus masih dalam penyelidikan. Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas sendiri terjadi dua kecelakaan selama operasi dengan kerugian material mencapai Rp 5 juta dan tak ada korban jiwa,” klaim Guntur.

Ia pun berharap, kondisi Bintan yang sudah kondusif bisa terus terjaga di masa-masa mendatang. Sehingga Bintan sebagai daerah destinasi wisata bisa terus dikunjungi masyarakat dari luar Bintan bila situasi dan kondisinya terus kondusif. (oxy).

 

Haluankepri.com

Share

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code