banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Sabu Bercampur Tawas Dimusnahkan

BINTAN (BT) – Polres Bintan telah melakukan pemusnahan terhadap barang bukti sebanyak 10 paket besar dari 21 paket narkoba jenis sabu-sabu, Senin (17/7). Pemusnahan barang haram tersebut,  ternyata sudah bercampur dengan tawas atau  mineral berupa kristal dan bersifat isomorf dan terkesan tertutup. Selain itu barang bukti (BB) yang dimusnahkan juga, bukannya seberat 16,5 Kg seperti yang telah diekspose Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian beberapa waktu lalu, melainkan berkurang menjadi 15,995 Kg.

“BB yang dimusnah itu jenis ekstasi sebanyak 473 butir warna orange, dan 487 butir warna biru serta narkoba jenis sabu yg dimusnahkan kurang lebih 15,047 kg dari 15,995 kg,” ungkap Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto via telpon.

Guntur menyakinkan bahwa BB yang yang dimusnahkan itu, termasuk BB yang sudah bercampur tawas. Namun demikian, pihaknya terlebih dulu mengirimkan BB tersebut ke Labfor Medan untuk diperiksa, dan surat hasil pemeriksaan dikeluarkan Labfor Medan tersebut kata dia, dijadikam pengganti BB tersebut. “Makanya anggota yg diduga melakukan pelanggaran tadi juga kita hadirkan untuk menyaksikan,” sambungnya.

Terkait dengan berkurang jumlah BB hasil tangkapan Satres Narkoba Polres Bintan sebanyak 16,5 Kg sabu dan 1.005 butir pil ekstasi, Guntur menegaskan bahwa jumlah sesungguhnya sabu yang diamankan dari dua tersangka di halaman parkir Confort Tanjungpinang adalah sebanyak 15,995 Kg yang dikemas dalam 21 paket besar.

Sementara ketika ditanyai berapa jumlah BB sabu-sabu yang diduga digelapkan oleh kelima oknum penyidik Satres Narkoba, Kapolres enggan berspekulasi terlalu jauh karena penyidikannya bukan di pihak Polres Bintan. “Yang benar total BB 15,995 Kg. Kalau untuk berapa yang ditukar dengan tawas saya tidak tahu pasti,  karena penanganannya tidak di Polres Bintan,” bantah Guntur.

Sementara itu, Kasipidum Kejari Tanjungpinang, Supardi menambahkan, dari total sabu-sabu 15 Kg lebih yang dimusnahkan jajaran kepolisian dari Polres Bintan, dari 21 paket 10 diantaranya sudah bercampur dengan tawas. “Ya ada yang bercampur tawas, dari 21 paket ada 10 paket yang sudah bercampur tawas dan ikut dimusnahkan,” kata Supardi.

Ia menambahkan, untuk penyidikan ketiga tersangka kasus penyelundupan narkoba jaringan internasional itu tidak akan mengganggu meskipun BB narkoba sudah dimusnahkan. Berita acara pemusnahan barang bukti akan menjadi pengganti untuk proses penyidikan hingga dipersidangan nanti oleh pihak Kejari Tanjungpinang.

Bahkan pelimpahan tersangka termasuk berkas perkaranya yang sudah memasuki tahap dua untuk diserahkan kepada pihak Kejari Tanjungpinang oleh Polres Bintan gagal dilakukan. Rencananya, Senin (17/7) sore para tersangka dan berkasnya tiba di Kantor Kejari Tanjungpinang Jalan Basuki Rahmat, namun hingga jam kantor tutup tak terlihat ada tersangka yang digiring dari mobil tahanan Kejari Tanjungpinang. (oxy,HK)

 

Share

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code