banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Tommy Soeharto Somasi Firza Husein

Tommy Soeharto saat menghadiri acara pameran batu akik yang diselenggarkan Asosiasi Great Stone Nusantara di TMII, Sabtu (18/4) (Beritasatu.com/Priska Sari Pratiwi)

Jakarta – Kuasa hukum Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, Cynthia Sutrisno mengatakan, pihaknya menunggu iktikad baik dari Firza Husein dan kuasa hukumnya untuk menjawab somasi pertama terkait pencatutan nama Tommy Soeharto.
Menurut Cynthia, jika somasi pertama tidak dijawab pihaknya akan berdiskusi guna menyiapkan teguran kedua kepada Firza, yang menyebut Tommy terkait Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC). Padahal, kata Cynthia, hal itu tidak benar.

“Kami sudah mengirimkan somasi pertama pada 20 Desember 2016. Kami memberikan teguran untuk tidak membawa nama klien kami dalam sebuah yayasan,” kata Cynthia di Jakarta, Selasa (31/1).

Dia menjelaskan hal utama terkait somasi yang dilayangkan tim kuasa hukum Tommy, Erwin Kallo & Co, pada 20 Desember 2016, adalah klarifikasi pernyataan Firza yang tidak benar, dengan menyebut Tommy sebagai pemilik Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana.

Hal lain, kuasa hukum Tommy juga meminta Firza tidak menggunakan nama, foto, dan menyebarkan informasi dengan mencatut nama Tommy Soeharto untuk kepentingan apapun.

“Mas Tommy sama sekali tidak mengetahui. Sebenarnya Mas Tommy tidak mau ribet seperti ini, tapi ini merugikan klien kami,” ujarnya.

Firza telah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan makar, dan pernah ditangkap polisi menjelang aksi 2 Desember 2016. Cynthia memastikan kliennya tidak terlibat juga tak mengetahui dugaan kasus makar yang menjerat Firza dan sejumlah tokoh lainnya.

“Kami sungguh tidak mengetahui soal makar itu, hal utama dalam somasi kami adalah pencatutan nama klien kami untuk sebuah yayasan yang merugikan klien kami,” kata Chyntia.

Suara Pembaruan

Gardi Gazarin/ALD

Suara Pembaruan

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code