banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

2017, Produksi GKG di Jatim Diproyeksikan Naik 200.000 Ton

Ilustrasi gabah kering panen (Istimewa)

Surabaya –  Produksi gabah kering giling (GKG) di Jawa Timur selama 2017 ditargetkan mencapai 13,7 juta ton atau naik 200.000 ton dibandingkan produksi tahun 2016 yang mencapai 13,5 juta ton.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Jatim Nurfalakhi mengatakan tantangan yang dihadapi sektor pangan pada 2017 terbilang cukup besar dibandingkan tahun 2016. Seperti serangan hama dan organisme pengganggu tanaman (OPT) dan kondisi lahan pertanian yang menjadi asam.

Ketersediaan makanan yang cukup menjadikan serangan hama dan OPT lebih besar, kemudian pemupukan yang terus menerus dan dipakai sepanjang tahun 2016 lalu juga menjadikan lahan pertanian menjadi asam yang menyebabkan oksidasi berkurang dan tanaman menjadi kuning sehingga akan mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman. Karena itu, target peningkatan produksi GKG pada 2017 hanya mencapai 200.000 ton atau lebih rendah dibandingkan peningkatan produksi GKG pada 2016 yang mencapai 350.000 ton dibandingkan tahun 2015. “Namun kenaikan produksi 200.000 ton GKG di tahun 2017 merupakan target optimis dan Jatim akan tetap menjadi lumbung pangan nasional,” kata Nurfalakhi, Senin (2/1).

Untuk mencapai target tersebut, berbagai langkah antisipasi telah disiapkan. “Di antaranya adalah perencanaan tanam, pemilihan varietas, penggunaan agency hayati, pengamatan sedini mungkin dan lainnya,” ujarnya.

Nurfalakhi menambhakan dengan proyeksi produksi GKG pada 2017 mencapai 13,7 juta ton, Jatim diperkirakan akan tetap mengalami surplus beras seperti pada 2016. Dengan produksi GKG mencapai 13,5 juta ton atau setara dengan 8,2 juta ton beras dan setelah dikurangi konsumsi beras masyarakat Jatim sebanyak 3,5 juta ton, surplus beras di Jatim pada 2016 mencapai 5,2 juta ton.

Investor Daily

Amrozi Amenan/FMB

Investor Daily

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code