banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Mewujudkan Tertib Administrasi, Perangkat Desa Diberi Pelatihan Pengelolaan Keuangan

administrasi

 Bintan – penyerahan dana desa yang telah dimulai pada tahun 2015 tahun lalu membuat pemerintah kabupaten bintan perlu memberikan pelatihan kepada perangkat desa dalam penaataan keuangan, melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan KB menyelenggarkaan pelatihan penatausahaan keuangan desa yang dibuka secara langsung oleh Bupati Bintan Apri Sujadi, S. Sos di Convention hall, Hotel Hermes Agro Km. 26 Kecamatan toapaya, Senin (31/10)

Kegiatan pelatihan penatausahaan keuangan desa merupakan usaha meningkatkan kapasitas dan kemampuan pengolaan keuangan desa, oleh kepala desa dan perangkat desa agar mampu memahami kaidah hukum dan aturan yang ada. terutama dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan desa,”dikatakan kartini (Ka. BPMPKB)

lanjutnya, pada tahun 2015 dana desa telah mulai diserahkan oleh pemerintah kabupaten bintan kepada 36 desa yang ada, dan pada tahun 2016 ini juga kabupaten bintan melalui APBN memperoleh dana transfer sebesar 24 milyar yang semua akan di serahkan ke masing-masing desa sebesar 635 – 700 juta. Selain itu dana alokasi desa yang bersumber dari APBD bintan sebesar 41 milyar juga diberikan kepada setiap desa dan masing-masing desa mendapat sekitar 1,1 Milyar, jadi total anggaran pedapatan belanja desa per-tahunnya mencapai 1,7 milyar.

“Nilai yang tiap tahunnya mengalami peningkatan harus dibarengi dengan kemampuan perangkat desa dalam mengelola keuangan desa agar nantinya tidak terjadi kesalahan,”imbuhnya

Bupati bintan Apri Sujadi, S. Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam mengupayakan kemandirian desa untuk menyukseskan pembangunan daerah perlu adanya pengalokasian dana desa, melaksanakan kebijakan pusat terutama alokasi dana desa ini bukanlah semudah membalikan tangan, banyak hal yang perlu disiapkan baik kebijakan kelembagaan dan sumber daya manusia sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya membangun sesuatu yang baru.

Begitu banyak kendala yang harus kita minimalisir terkait penggunaan dana desa membuat pemerintah kabupaten bintan perlu memberikan pemahaman-pemahaman dalam penataan pengelolaan keuangan desa, maka dari itu kegiatan seperti ini penting untuk dilaksanakan,”imbuhnya

Selain itu dalam usaha mempermudah pelayanan terhadapat masyarakat, perlu dilakukan pemangkasan-pemangakasan system birokrasi yang terlalu panjang penyelesaiannya dengan tujuan mempermudah, seperti saat ini tentang dana desa dilakukan di DPKKD akan dievaluasi, nantinya akan bisa dilakukan di tingkat kecamatan saja, tapi tetap harus pada kaidah hukum dan aturan yang ada agar kedepannya tidak menimbulkan permasalahan dibelakang hari.

Pemerintah pusat terus berusaha mengembangkan potensi desa di daerah dengan cara memusatkan keuniakan setiap desa menjadi sebuah desa yang mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap daerah, contohnya desa wisata, desa perikanan dan lainnya, dengan cara itu maka masing-masing desa akan dapat merencanakan apa yang menjadi unggulan desanya,”tutupnya.

Media Center Bintan

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code