Ruhut Sitompul (Antara/Andhika Wahyu)

Ruhut Sitompul (Antara/Andhika Wahyu)

Jakarta – Partai Demokrat (PD) mengapresiasi kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menutup buku kasus bail out kepada Bank Century. Demokrat menganggap kasus tersebut hanya pepesan kosong, artinya tidak punya isi apa-apa.

“Sebagai kader yang ditugasi ketua umum, tegas selalu saya katakan, bicara kasus Century sama aja kita bicara pepesan kosong. Tidak ada apa-apanya,” kata politisi PD, Ruhut Sitompul, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (14/9).

Menurut mantan anggota Panitia khusus (Pansus) angket Bank Century dan Anggota Tim pengawas (Timwas) Century DPR ini, perkara bail out Bank Century sangat kental‎ nuansa politik. Kasus itu karena ada ambisi dari kelompok tertentu untuk mengamankan kepentingannya.

“Saya baru satu bulan jadi anggota DPR pada waktu itu ya, tahun 2009, tahu-tahu ramai masalah itu. Ingat enggak awal-awalnya kaitan Century, itu semua mengarah ke partai kami. Jadi memang sasarannya ke kami karena pemenang pemilu,” tutur anggota Komisi III DPR ini.

Dia menegaskan, dari proses yang berjalan, tidak ada satupun kader Demokrat yang terlibat. Artinya, Demokrat memang tidak terlibat dengan kasus tersebut.

“Dari para pejabat Bank Indonesia yang tersangkut, satupun enggak ada dari partai kami. Kami terimakasih kalau KPK sudah memberhentikan kasus ini,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa (13/9), pimpinan KPK menyatakan ada dua kasus besar yang ditutup buku atau dihentikan penyidikannya.

Pertama, kasus dana talangan kepada bank Century pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kedua, kasus dugaan korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI) yang dikeluarkan pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

 

Suara Pembaruan

Robertus Wardi/FER

Suara Pembaruan