banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Agung Sampaikan Ranperda Tentang Cagar Budaya ke DPRD

DUITTANJUNGPINANG-(BT)-Penjabat Gubernur Kepulauan Riau Agung Mulyana menyerahkan draft Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Cagar Budaya kepada lembaga DPRD Provinsi Kepri, Selasa (29/9/2015).Ranperda ini diterima langsung oleh ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dalam sidang paripurna. Selanjutnya akan dibahas dan akan dijadikan Peraturan Daerah yang nantinya bisa menjadi payung hukum dalam upaya melindungi sekaligus mengembangkan seluruh cagar budaya yang ada di Kepri.

Menurut Agung, Perda tentang cagar budaya adalah hal yang sangat penting yang harus dimiliki Pemerintah Provinsi Kepri. Apalagi saat ini, Kepri memiliki Pulau Penyengat yang telah menjadi warisan budaya dunia, dan sudah tentu akan menjadi daya tarik turis untuk datang ke sini.

“Perda ini paling penting sekali. Ini adalah landasan hukum daerah untuk mengatur keberadaan cagar budaya yang ada di daerah kita. Pertama tentu kita tidak mau cagar budaya kita dimanfaatkan oleh orang lain. Seperti menyangkut cagar budaya yang ada di dasar laut, yang mana hal itu juga akan menjadi ladang pencarian harta karun oleh para pemburu harta karun,” kata Agung.

Tidak hanya itu, dengan adanya perda juga hal ini bisa untuk dimanfaatkan dalam rangka menggenjot kontribusi pemasukan daerah.

“Contohnya di borobudur, di area cagar budaya itu begitu banyak yang memanfaatkan aktifitas perekonomian. Nah kalau tidak diatur, maka semua orang akan berjualan disana, dan akhirnya menjadi semrawut dan asas eksotisme dan keindahannya pasti akan terganggu. Itulah gunanya Perda, untuk mengatur hal seperti itu,” ujar Agung lagi.

Dengan adanya Perda Cagar budaya, ditegaskan Agung juga merupakan sebagai salah satu langkah kongkrit yang dilakukan oleh Pemerintah dalam rangka melestarikan cagar budaya yang ada.

“Kita hanya mau agar cagar budaya bangsa Melayu ini bisa dimanfaatkan secara positif serta bisa menjadi salah satu penopang sumber kesejahteraan rakyat. Karena apapun yang dilakukan pemerintah, muara akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Jumaga.(HMS)

 

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code