banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Bunda Paud SE Kabupaten Bintan Ikut Workshop

BINTAN STUBINTAN -(BT)-Sebagai tokoh sentral gerakan membentuk generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia, tentunya Bunda PAUD memiliki peran penting sebagai pelindung, pengayom dan motivator sekaligus penghubung perluasan akses layanan dan peningkatan mutu pendidikan pada anak usia dini.

Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga mengadakan Workshop Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi Bunda PAUD di tingkat Desa/Kelurahan hingga Kecamatan se-Kabupaten Bintan.

Hal ini tentunya bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penyatuan persepsi bagi Bunda Paud dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam mewujudkan pendidikan bagi anak usia dini yang berkualitas sekaligus sebagai momentum bagi pertumbuhan PAUD di setiap wilayah.

“Kegiatan ini bertujuan menyatukan persepsi dan menjadi momentum bagi Bunda Paud dalam pengembangan dan pertumbuhan Paud di seluruh desa, kelurahan dan kecamatan untuk sejajar dengan daerah yang telah mencapai kemajuan,” ungkap Ketua Panitia dalam laporannya.

Kegiatan yang diikuti oleh Bunda PAUD se-Kabupaten Bintan dengan total peserta 70 orang tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bintan, Khazalik di Hotel Hermes Agro Resort & Convention, Kawal – Gunung Kijang, Selasa (26/5).

Pada pembukaan workshop turut hadir Bunda Paud Kabupaten Bintan, Dewi Kumalasari Ansar, Ketua dan anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bintan, Sekretaris Disdikpora Bintan, Ramlah, Kepala UPT Paus Se-Kabupaten Bintan, Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Pada kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Direktur Pembinaan Paud Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr. Herman Syamsuddin.

Dewi Kumalasari Ansar, dalam sambutannya mengatakan Bunda Paud sebagai predikat yang melekat pada istri-istri kepala pemerintahan dan wilayah sangat memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mempersiapkan pendidikan anak dalam usia dini sebelum menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Peran Bunda Paud sangat dibutuhkan yang merupakan simbol sekaligus mitra utama dalam gerakan nasional Paud yang mempunyai tugas mulia,”

Sebab itulah, menurut Dewi, sebagai Bunda Paud di setiap Desa, Kelurahan dan Kecamatan harus memahami makna dan peran serta fungsinya masing-masing guna mewujudkan generasi yang cemerlang melalui pendidikan anak sedini mungkin mengingat bahwa Bunda Paud merupakan pendidik baik dirumah tangga maupun di masyarakat.

“Hendaknya dapat memahami makna dan peran serta fungsi dari Bunda Paud,” imbuhnya.

Sejak tahun 2006, tambah Dewi, telah berdiri lembaga paud dengan anak didik sebanyak 332 orang. Seiring berjalan waktu dan perkembangannya, saat ini terdapat 178 Lembaga Paud di Kabupaten Bintan dengan total anak didik sebanyak 5.357 orang.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan, Khazalik meyakini bahwa atas kerja keras dan kerjasama semua pihak, pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bintan dapat dilaksanakan secara menyeluruh hingga desa-desa dan wilayah pesisir.

“Yakin dan percaya bahwa Paud di Bintan dapat dikembangkan sampai ke pelosok desa bahkan satu desa satu Paud telah dapat kita wujudkan,” ujar Khazalik dalam sambutannya.

Melalui Warkshop dengan tema “Bersama Ciptakan Anak Sehat Cerdas Ceria dan Berkarakter” ini, Khazalik mengharapkan agar Bunda Paud se-Kabupaten Bintan dapat menyalurkan ilmu pengetahuan dan kemampuan yang ada untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas mutu pendidikan khususnya pada lembaga Paud masing-masing.

“Dan akan lebih bermakna jika ibu-ibu sekalian benar-benar memanfaatkan workshop ini dan mentransfer ilmu pengetahuan itu ke lingkungan Paud masing-masing,” imbuhnya.

 

SUMBER .humas Bintan

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code