banner iklan Pemerintah Kabupaten Bintan

Minimnya Pembinaan Penyebab Konflik di Lapas

lapas tanjung gusta medan

lapas tanjung gusta medan

Jakarta ( BT ) – Pakar psikologi forensik Universitas Indonesia Reza Indragiri Amril minta pemerintah segera benahi sistim Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Indonesia. Pasalnya, sistim penjara saat ini telah rusak dan tak bisa membina para narapidana.

Menurut Reza, minimnya pembinaan sebagai salah satu penyebab terjadinya tindak kekerasan di dalam Lapas. Akibatnya, para narapidana dapat bebas melakukan kejahatan di dalam sel.”Saat itu tidak terkelola maka cara mereka beradaptasi di dalam penjara sama dengan cara mereka bertindak tanduk di luar penjara,” kata Reza, Jakarta, Minggu (14/7/2013).Kata Reza, minimnya perhatian atau pembinaan terhadap para narapidana bisa menimbulkan konflik sesama narapidana. Hal itu dapat dilihat ketika para narapidana membentuk kelompok dalam Lapas.”Mereka membenturkan kekuatan satu sama lain, berebut kekuasaan satu sama lain. Hingga konflik suatu saat bisa terjadi,” imbunya.Untuk itu, Reza mengimbau pemerintah untuk membenahi sistim penjara dan mengurangi overcapacity di Lapas. Sebab, kata dia, apa yang terjadi di Tanjung Gusta, benihnya sudah ada di seluruh Lapas di Indonesia. (inilah)


 

Share this post:

Recent Posts

Leave a Comment

*

code